Mendag Cabut Izin Impor Hortikultura 31 Perusahaan Bodong

 

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencabut Persetujuan Impor (PI) untuk 31 perusahaan importir produk hortikultura. Dari 31 importir tersebut, 13 diantaranya juga direkomendasikan untuk dicabut Angka Pengenal Importir (API) nya.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, perusahaan-perusahaan tersebut tidak akan dapat mengajukan izin selama setahun sejak pencabutan PI. Ia menjelaskan, alasan dicabutnya PI puluhan perusahaan itu karena terbukti sebagai perusahaan fiktif.

“Keputusan ini diambil karena para importir terbukti tidak mempunyai gudang dan tidak memiliki alamat yang jelas. Padahal salah satu persyaratan untuk melakukan importasi adalah kepemilikan gudang,” jelas Enggartiasto, dikutip Jumat (24/3).

Kepemilikan gudang menjadi syarat importir hortikultura. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah).

Perusahaan-perusahaan importir produk hortikultura tersebut telah melanggar Pasal 23 huruf e Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 71/M-DAG/PER/9/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura.

Sementara pencabutan API dilakukan karena perusahaan melanggar Pasal 31 huruf f Permendag Nomor 70 Tahun 2015 tentang Angka Pengenal Importir.

“API dicabut apabila perusahaan pemilik API dan/atau Pengurus/Direksi perusahaan pemilik API melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang impor,” tegasnya.

Laporan Tim Pengawasan

Pencabutan PI dan API sendiri dilakukan setelah Enggartiasto mendapat laporan dari Tim Pengawasan dan Tertib Niaga Kemendag. Sejak 3 Januari 2017, Tim telah memeriksa 142 perusahaan dari 160 perusahaan pemegang PI guna memastikan pemenuhan persyaratan terkait perizinan importasi produk hortikultura.

Dalam pengawasan itu, Tim menemukan beberapa ketidaksesuaian persyaratan yang digunakan dalam pengajuan permohonan PI, antara lain bukti kepemilikan gudang dan kendaraan pengangkut yang sesuai dengan karakteristik produk.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Syahrul Mamma menyatakan perusahaan yang telah dicabut API-nya baru bisa mengajukan permohonan API baru setelah dua tahun sejak tanggal pencabutan API.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap 61 importir produk hortikultura lainnya yang tersebar di beberapa wilayah dan tidak segan-segan memberikan sanksi bagi pengusaha yang melanggar,” imbau Syahrul. (gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *